Ayunda Faza Maudia merupakan
seorang artis kelahiran Jakarta, 19 Desember 1994. Maudy Ayunda
tergolong anak yang berprestasi di bidang akademis. Ia pernah menjadi
juara dua speech competition di sekolahnya. Selain fasih berbahasa
Inggris, ia juga menguasai bahasa Mandarin dan Spanyol.
Ia pun memiliki hobi antara lain berenang, menyanyi, menulis, dan bermain piano. Dari hobi menulisnya Maudy telah meluncurkan sebuah buku berjudul "A of Fables" di tahun 2005. Maudy setelah lulus dari British International School, ia pun melanjutkan kuliahnya di Columbia University jurusan Ekonomi. Namun karena konsentrasi mengembangkan karir di Indonesia, ia memutuskan unuk menunda kuliahnya.
Sementara itu, debutnya dalam dunia hiburan tanah air diawali lewat film "Untuk Rena" yang dibintanginya bersama Surya Saputra pada tahun 2006. Dalam film tersebut, Maudy berperan sebagai Rena. Dalam film Sang Pemimpi, ia berperan sebagai gadis melayu bernama Zakiah Nurmala. Sulung dari 2 bersaudara ini mengaku sangat senang bisa bermain di film sang Pemimpi dan gadis yang hobby bermain gitar ini sangat berharap peran nya di film ini bisa memuaskan penonton dan tidak mengecewakan.
Nama Maudy Ayunda tidak bisa dibilang baru dalam dunia perfilman Indonesia. Hingga tahun 2010 lalu pun, tiga film telah ia perakan, yakni Untuk Rena, Sang Pemimpi serta Rumah Tanpa Jendela.
Di tahun 2011 kamrin, Maudy kembali tampil dalam film drama musikal RUMAH TANPA JENDELA Ia juga beradu akting dengan Irfan Bachdim dalam film TENDANGAN DARI LANGIT. Tahun berikutnya, Maudy bermain dalam film MALAIKAT TANPA SAYAP yang dibintangi bersama Adipati Dolken. Film ini juga mempertemukan kembali Maudy dengan Surya Saputra.
Tidak hanya berkarya di seni peran, Maudy juga merilis album yang berjudul PANGGIL AKU: MAUDY AYUNDA. Dalam albumnya itu. Maudy memasukkan salah satu lagu ciptaannya berjudul Tetap Bersama.
Maudy yang mengaku mengidolakan Agnes Monica, Tompi, Nidji, Taylor Swift dan Bruno Mars ini, mengatakan bahwa First Love adalah lagu yang paling menantang dalam albumnya.
Albumnya yang terdiri dari 10 lagu itu ternyata dikerjakan hampir setahun, cukup cepat. Proses tersebut mencakup dari proses pengumpulan lagu, pemilihan musisi, proses aransemen, sampai akhirnya proses rekaman dan memilih single yang cocok untuk menjadi single perdana album ini.
Single pertama dari album ini adalah Tiba-Tiba Cinta Datang. Lagu ini dipilih karena dirasakan sebagai nomor perkenalan yang pas bagi Maudy, secara personalitas dan juga karakter suara. Lagu ini juga mendapat tempo upbeat dan catchy.
Ia pun memiliki hobi antara lain berenang, menyanyi, menulis, dan bermain piano. Dari hobi menulisnya Maudy telah meluncurkan sebuah buku berjudul "A of Fables" di tahun 2005. Maudy setelah lulus dari British International School, ia pun melanjutkan kuliahnya di Columbia University jurusan Ekonomi. Namun karena konsentrasi mengembangkan karir di Indonesia, ia memutuskan unuk menunda kuliahnya.
Sementara itu, debutnya dalam dunia hiburan tanah air diawali lewat film "Untuk Rena" yang dibintanginya bersama Surya Saputra pada tahun 2006. Dalam film tersebut, Maudy berperan sebagai Rena. Dalam film Sang Pemimpi, ia berperan sebagai gadis melayu bernama Zakiah Nurmala. Sulung dari 2 bersaudara ini mengaku sangat senang bisa bermain di film sang Pemimpi dan gadis yang hobby bermain gitar ini sangat berharap peran nya di film ini bisa memuaskan penonton dan tidak mengecewakan.
Nama Maudy Ayunda tidak bisa dibilang baru dalam dunia perfilman Indonesia. Hingga tahun 2010 lalu pun, tiga film telah ia perakan, yakni Untuk Rena, Sang Pemimpi serta Rumah Tanpa Jendela.
Di tahun 2011 kamrin, Maudy kembali tampil dalam film drama musikal RUMAH TANPA JENDELA Ia juga beradu akting dengan Irfan Bachdim dalam film TENDANGAN DARI LANGIT. Tahun berikutnya, Maudy bermain dalam film MALAIKAT TANPA SAYAP yang dibintangi bersama Adipati Dolken. Film ini juga mempertemukan kembali Maudy dengan Surya Saputra.
Tidak hanya berkarya di seni peran, Maudy juga merilis album yang berjudul PANGGIL AKU: MAUDY AYUNDA. Dalam albumnya itu. Maudy memasukkan salah satu lagu ciptaannya berjudul Tetap Bersama.
Maudy yang mengaku mengidolakan Agnes Monica, Tompi, Nidji, Taylor Swift dan Bruno Mars ini, mengatakan bahwa First Love adalah lagu yang paling menantang dalam albumnya.
Albumnya yang terdiri dari 10 lagu itu ternyata dikerjakan hampir setahun, cukup cepat. Proses tersebut mencakup dari proses pengumpulan lagu, pemilihan musisi, proses aransemen, sampai akhirnya proses rekaman dan memilih single yang cocok untuk menjadi single perdana album ini.
Single pertama dari album ini adalah Tiba-Tiba Cinta Datang. Lagu ini dipilih karena dirasakan sebagai nomor perkenalan yang pas bagi Maudy, secara personalitas dan juga karakter suara. Lagu ini juga mendapat tempo upbeat dan catchy.
Beberapa fotonya :



.jpg)

















